Rabu, 20 Maret 2013

Cinta Abu - Abu Putih.. Opening..

       Cinta.. Aku yakin, cinta dialami oleh seluruh manusia. Termasuk aku, yang pada detik ini urung untuk menyatakan cinta, enggan menyatakan cinta, lebih tepatnya takut menyatakan cinta. Kenapa? Jika engkau bertanya demikian kawan, hal ini disebabkan banyak hal. 
       Jawaban jujur yang paling keren dariku (menurutku) adalah, bahwa aku, sekarang ini, tidak menemukan Tujuanku untuk menyatakan cinta. Sebab, jikalau dengan menyatakan cinta aku  mempunyai hubungan special dengan seseorang atau pacaran dengan seorang gadis, aku enggan, karena aku belum merasa membutuhkan itu. Jikalau dengan menyatakan cinta aku merasa tidak kesepian, ada pendamping, ada teman berbagi, aku rasa aku lebih memilih yang halal bagiku. Jikalau dengan menyatakan cinta aku merasa bahagia dan lega, aku tidak merasa demikian, justru aku merasa terkekang dan terbebani.
       Jawaban yang paling religius dariku (menurutku) adalah, bahwa Tuhanku yang aku percaya kepadaNya, melarang aku menyatakan cinta pada orang yang tidak halal bagiku. Dia, menyatakan, bahwa "Ia telah menjadikan aa yang ada di bumi sebagai perhiasan bagi manusia untuk Dia dapat menguji siapakah diantara manusia yang terbaik perbuatannya" Al Kahfi 7. Jadi, cinta dan perasaan cinta yang menggebu - gebu ingin disampaikan adalah cobaan bagi kita, manusia. Ya, untuk mendapatkan SurgaNya tidaklah mudah kawan. Umat - umat terdahulu saja sampai mengeluh akan bencana dan ujian yang sering mereka alami, namun Nabi menguatkannya dengan mengingatkan akan imbalan Surga dariNya.
      Dan, jawaban yang lain, yang bagiku gak terlalu keren, adalah, aku belum siap Nikah! (statement ini disebabkan 2 alasan diatas, lebih - lebih alasan kedua). Kenapa? Karena aku gak mau obral janji, dan aku mengharapkan cinta yang halal dan cinta yang indah seperti Fahri dan Aisya di novel Ayat - Ayat Cinta. :p Agak aneh memang, jika dekaitkan dengan novel, namun aku yakin itu. Seperti kenapa yahudi dan muslim diharamkan makan babi, seperti muslim yang diharamkan meminum khamr, alasannya adalah karena itu semua enak dan memabukkan. Karena, jika kita memakan itu semua, kita tidak akan memakannya di Surga. Mungkin seperti itulah menahan menyatakan cinta, atau menyatakan cinta pada waktunya ketika kita siap untuk menikah. Ya, alasann yang aku yakini adalah, agar kita dapat mencapai kebahagiaan dan bukan kejenuhan ketika kita menjalani rumah tangga nanti.
       Namun, aku memanglah manusia biasa kawan. Manusia yang tidak terlepas dari kilaf dan salah. Manusia yang pernah merasakan indahnya jatuh cinta. Manusia yang pernah mabuk akan cinta. Hal ini aku alami, ketika aku berada di SMA.

 Bersambung...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar